707 shares

Di era digital ini, kecanggihan teknologi komunikasi rupanya tidak hanya memunculkan nilai positif namun juga menimbulkan permasalahan baru dalam keluarga.

Lahirnya gadget yang bertujuan untuk memudahkan antar keluarga dalam berkomunikasi jarak jauh justru semakin menjauhkan. Tidak sedikit sesama anggota hadir dirumah secara fisik, namun fokus dan perhatiannya tidak berada dirumah. Duduk bersama di sofa atau meja makan namun tidak saling berbicara dan hanya fokus pada gadget masing-masing.

Gadget dianggap solusi praktis untuk berkomunikasi, namun justru menghilangkan ruh komunikasi itu sedniri. Tidak jarang kita jumpai orang tua saat ini lebih memilih mengontrol anak atau keluarga hanya melalui gadget.

Kesibukan masing-masing anggota keluarga menjadi alasan klasik untuk absennya kegiatan berkumpul dalam keluarga. Berhubungan dengan anggota keluarga melalui layar gadget dianggap sudah cukup, padahal tetap teknologi gadget secanggih apapun tidak akan mampu menggantikan power dari komunikasi antar keluarga yang menghadirkan fisik dan hati.

Menyempatkan waktu untuk berkumpul keluarga harusnya menjadi agenda rutin yang wajib sebuah keluarga. Berkumpul keluarga tidak melulu harus pergi ke suatu tempat dalam waktu tertentu yang membutuhkan waktu dan badget.

Cukup sederhana sebenarnya, hanya sekedar makan bersama dalam satu meja setiap hari. atau untuk keluarga yang cukup sibuk, minum teh bersama dibelakang rumah setiap akhir pekan dan menanggalkan gadget masing-masing bisa menjadi pilihan yang tepat.

Manfaat family gathering bagi keluarga

kumpul keluarga besar

Berkumpul dan bercengkrama membahas hal-hal kecil tentang kegiatan pribadi yang menghadirkan kehadiran fisik dan jiwa tanpa adanya pengaruh gadget.

Meski terlihat sepele kegiatan kumpul keluarga, namun rupanya merutinkan kumpul keluarga memiliki dampak yang cukup besar bagi keluarga. Tentunya hal ini membutuhkan willing yang harus ditanamkan pada masing-masing keluarga agar tidak hanya menganggap kegiatan kumpul keluarga hanya sebuah kewajiban melainkan sebuah kebutuhan seluruh anggota keluarga.

Jika hal ini terus dilakukan dalam keluarga, maka masing-masing akan merasakan efek dan manfaat dari kegiatan ini. Beberapa manfaat dari kumpul keluarga adalah:

1. Memupuk keharmonisan keluarga

Keluarga yang rutin melakukan kegiatan kumpul keluarga akan mampu lebih mudah memberika perhatian karena masing-masing keluarga mengetahui kondisi lewat perbincangan saat berkumpul. Apabila salah satu anggota keluarga memiliki kesulitan atau masalah, keluarga yang lain akan lebih mudah tanggap dibandingkan keluarga yang jarang berkumpul dan bahkan hanya sibuk dengan gadget masing-masing. Keharmonisan dalam keluarga akan tumbuh seiring dengan hadirnya perhatian dan kasih sayang dalam keluarga. Kedamaian dan kenyamanan dalam keluarga akan dirasakan oleh seluruh anggota keluarga karena minimnya resiko pertengkaran.

2. Meningkatkan ikatan emosional antar anggota keluarga

Krisis hubungan dalam keluarga modern hari ini sudah menjadi hal yang umum. Meski tinggal dan bertemu fisik dalam satu atap, namun minim kepekaan. Masing-masing seolah membangun benteng dalam layar gadget sendiri, serta asik bercengkrama dengan rekan atau sahabat jauh melalui gadgetnya. Rupanya justru membuat jarak pada orang-orang di sekitarnya. Kegiatan kumpul keluarga dengan menanggalkan gadget akan meningkatkan bonding antar anggota keluarga. Berbincang membahas segala hal dan saling mendengarkan dengan menghadirkan diri serta fikirannya pada orang-orang didekatnya akan menghadirkan ikatan emosional pada keluarga. Saat ikatan emosional hadir dalam suatu keluarga, maka kepekaan dan kepercayaan akan semakin tumbuh. Maka fungsi keluarga sebagai benteng utama dalam menghadapi tantangan apapun yang dihadapi aka nada kembali.

3. Memperlancar komunikasi

Adanya gadget di tangan mungkin sangat memudahkan menjalin komunikasi dengan keluarga, namun rupanya hal ini justru terkadang masih menimbulkan konflik akibat komunikasi yang tidak clear sehingga menimbulkan prasangka atau kesalahpahaman pada masing-masing individu. Maka berkumpul keluarga bisa menjadi tempat terbaik untuk meluruskan kesalah paham serta apabila kegiatan ini dilakukan rutin dalam keluarga. Maka masing-masing anggota keluarga akan mudah memahami gaya komunikasi dan maksud saat berhubungan via digital. Sehingga komunikasi akan lebih lancar dan meminimalisir adanya salah arti.

4. Meningkatkan kebahagiaan dan percaya diri pada anak-anak dalam keluarga

Jiwa anak yang rapuh dan sikap minder salah satunya bisa disebabkan karena hubungan di dalam keluarganya. kurangnya perhatian orang tua misalnya. Maka dengan seringnya quality time bersama keluarga akan menghadirkan kebahagiaan dan anak akan merasa berharga karena disaat-saat berkumpul itulah anak bisa menceritakan semua hal yang dirasakan dan di inginkan pada orang tua. Dengan demikian, anak akan merasa lebih percaya diri jika berhadapan dengan kondisi apapun.


Bagikan ke Teman Anda!

707 shares

Bagaimana Tanggapan Anda?

Suka Suka
0
Suka
Jelek Jelek
0
Jelek

Komentar

komentar