Beberapa tahun terakhir ini, dunia pendidikan mulai diwarnai dengan konsep pendidikan yang dikenal dengan home schooling. Konsep pendidikan ini terbilang masih baru ditengah masyarakat Indonesia.

Maka tidak heran apabila banyak masyarakat modern, terlebih orang tua yang mulai penasaran dan bahkan berasumsi dini terkait konsep ini. Apalagi jika rujukannya hanya website-website umum yang jelas memiliki konten dan pembahasan home schooling yang beragam.

anak belajar dari rumah

Belajar dari buku atau praktisi yang lebih expert bisa menjadi pilihan cerdas bagi para orang tua yang ingin memahami konsep pendidikan karakter yang benar.

Berbicara tentang home schooling, sebelum kita membahas lebih jauh. sebenarnya, apa sih yang dimaksud dengan home schooling?. Home shooling merupakan pendidikan yang berbasis dirumah dimana orang tua bertanggung jawab penuh atas kegiatan belajar mengajar anak. Sebenarnya, tidak ada istilah baku untuk home schooling.

Masing-masing orang memiliki istilah yang bereda untuk konsep pendidikan satu ini, namun semuanya memiliki  maksud yang sama. Beberapa istilah home schooling yang umum digunakan di masyarakat yaitu pendidikan berbasis keluarga, home based education, home based learning dan lain sebagainya.

Kegiatan belajar mengajar berbasis home schooling tidak hanya dapat dilakukan didalam rumah. Orang tua dapat mengeksplore pengetahuan anak dengan memfasilitasi anak belajar diluar rumah seperti museum, kebun binatang, perkebunan, dan beberapa tempat edukatif yang mendukung lainnya.

Meskipun dalam konsep pendidikan ini orang tua memegang tanggung jawab secara penuh, namun bukan berarti bahwa orang tua sendiri yang harus mengajarkan semua pelajaran yang dibutuhkan anak. Orang tua dapat mendelegasikan beberapa ilmu kepada orang yang lebih ahli dengan menghadirkan guru privat untuk menemani anak belajar.

Ramainya pembahasan terkait home based education, serta tidak sedikit orang tua yang mulai tertarik pada konsep pendidikan ini. Bukan berarti bahwa home schooling adalah pilihan yang lebih baik dibandingkan sekolah formal pada umumnya.

Masing-masing konsep pendidikan memiliki kelebihan dan kekurangan yang berbeda. Dan yang pasti, apapun konsep pendidikan yang dipilh orang tua akan selalu ada konsekuensi yang harus dibayar.

Home Schooling dan Kelebihannya

Kali ini kita akan membahas kelebihan atau nilai plus dari konsep pendidikan anak di rumah. Berikut adalah kelebihan home schooling, diantaranya yaitu:

1. Orang tua dapat mengontrol kegiatan belajar anak secara penuh

Berbeda dengan pendidikan anak di sekolah-sekolah pada umumnya, dimana orang tua hanya bisa mengontrol perkembangan dan proses belajar anak melalui guru. dengan memilih home schooling, orang tua dalam mengetahui lebih detail proses dan perkembangan anak selama belajar. selain itu, orang tua juga dapat mengevaluasi dan memperbaiki metode belajar yang tepat untuk anak.

2. Dapat menciptakan suasana kegiatan belajar yang lebih kondusif

Sesuai dengan namanya, kegiatan belajar berbasis home schooling dilakukan di rumah. Sehingga pengajar bisa lebih terfokus pada satu anak. Berbeda dengan belajar disekolah yang mengharuskan guru fokus pada sejumlah anak yang ada di kelas.

3. Anak bebas menentukan ilmu yang diminati

Salah konsep home schooling yang umumnya diterapkan adalah memberikan kesempatan pada anak untuk dapat memilih materi atau ilmu yang ingin dipelajari, sehingga anak akan terlatih lebih kreatif dan inisiatif.

4. Lebih fleksible

Dalam home schooling, anak tidak terikat waktu tertentu dalam proses belajar. Namun proses belajar home schooling bermula sejak bagun tidur hingga tidur kembali. Anak juga dapat belajar sambil bermain serta bisa memilih untuk belajar dengan siapapun dan dimanapun.

5. Orang tua dapat menentukan kurikulum sendiri

Tanggung jawab home schooling diserahkan kepada orang tua sepenuhnya. orang tua dapat menentukkan kurikulum sendiri dengan disesuaikan pada kebutuhan dan fitrah anak sesuai dengan usia anak.

6. Anak belajar lebih mandiri

Belajar dirumah akan mengajarkan anak lebih mandiri dan bertanggung jawab akan tugasnya, hal ini karena anak belajar sendiri bersama orang tua atau guru privat tanpa teman-teman yang bisa diminta bantuannya.

7. Memaksimalkan kelebihan anak

Setiap anak adalah special, masing-masing memiliki potensi yang berbeda-beda. Proses belajar mengajar yang dilakukan di rumah bersama orang tua akan menciptakaan kepekaan pada orang tua akan minat bakat anaknya. Sehingga orang tua dapat memberikan fasilitas lebih untuk mengasah potensi-potensi yang dimiliki anaknya.